Terbaru
light_mode
Beranda » Lainya » Santri Asal Kebumen Wujudkan Kedai Literasi, Buka 24 Jam Selama Muktamar

Santri Asal Kebumen Wujudkan Kedai Literasi, Buka 24 Jam Selama Muktamar

  • account_circle Arif Widodo
  • print Cetak

SANTRI asal Kebumen bisa diandalkan siapa saja yang hendak mencari informasi seputar Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27 – 31 Agustus 2026. Bahkan mereka begitu membanggakan dalam memanfaatkan moment lima tahunan tersebut.

Seperti dilakukan Rudju Sekar Ari Rusli, santri asal Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah yang membuka kedai kopi 24 jam selama perhelatan Muktamar. Tidak sekadar untuk kongkow-kongkow, kedai yang diberi nama Blandongan itu sebagai tempat berbagi informasi seputar Muktamar.

Kedai yang beralamat di Jalan Merpati Gang IV, Nomor 5, Desa Tambakrejo, Kecamatan / Kabupaten Jombang, Jawa Timur itu juga berhias tokoh-tokoh NU. Antara lain KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, KH Hasyim Asy’ari, KH Maimun Zubair, KH Bahaudin Nursalim dan KH Wahab Hasbullah.

Tampak pula buku-buku pada salah satu meja dekat kasir. Di antaranya buku karya Pramoedya Ananta Toer berjudul “Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer Catatan Pulau Bulu” serta buku berjudul “Tambakberas Menelisik Sejarah Memetik Uswah” yang ditulis oleh Tim Sejarah Tambakberas.

“Kami sudah lama punya gagasan bikin kedai literasi dan Alhamdulillah sudah dimulai dengan menyediakan buku-buku di Kedai Blandongan. Di sini kalau cuma main gawai kan gak asyik. Sedangkan jika ada buku bisa dikembangkan menjadi diskursus yang berisi. Terutama mengurangi pengaruh gawai yang kurang bermanfaat, meskipun gawai ada manfaatnya,” kata santri berusia 33 tahun yang masih lajang ini.

Pengunjung pun datang dengan bergerombol, yang disesaki diskusi. Tidak ketinggalan para santri dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Mereka datang berkelompok untuk menelaah kitab kuning. Terutama ketika akan menghadapi ujian sekolah.

Sejak buka 24 jam, Kedai Blandongan yang memiliki kapasitas pengunjung sebanyak 300 orang itu mampu meraup sedikitnya Rp 1 juta perhari. Di mana reratanya terdapat 150 – 200 pengunjung perhari. Rencananya kedai tersebut buka 24 jam sampai 2 September 2026.

Ramai Pengunjung

Kedai yang menempati lahan sekitar 300 m2 itu bahkan masih ramai pengunjung ketika jarum jam sudah menunjukkan pukul 00.50 pada Rabu (26/8/2026). Ketika itu tiba tim media PCNU Kebumen yang didampingi personel Banser Thobroni dan admin PCNU Kebumen H Khoirudin.

Lokasi Kedai Blandongan bersebelahan dengan gang Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, yang dijadikan tempat registrasi peserta Muktamar. Rombongan yang datang silih berganti, terutama pada malam, sembari menyempatkan mampir di kedai tersebut.

Tim media PCNU Kebumen juga demikian, setelah menempuh perjalanan dari Stasiun Kebumen pukul 19.00 sampai Stasiun Jombang hingga dini hari dan mendapat tumpangan mobil menuju Kedai Blandongan sebelum menuju tempat penginapan yang berjarak sekitar lima kilometer.

“Kami kebetulan telah berkoordinasi dengan perwakilan tim, yang disambungkan oleh Ketua PC Ansor Kebumen Ahmad Amin Mustofa untuk membantu keperluan PCNU Kebumen,” ujar Rudju yang juga aktif di Ansor dan ranting NU Candirenggo.

Ia memiliki ide mengelola kedai kopi bersama salah satu dzuriyah dari pengasuh pondok pesantren di lingkungan Yayasan Bahrul Ulum Tambakberas, yakni H Muhammad Imdad STHI.yang diluncurkan sejak 1,5 tahun lalu.

Rudju mengaku belajar otodidak dalam mengelola kedai kopi. Santri yang alumnus Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Sunan Giri (Unsuri) dengan gelar SPd itu sempat mengajar, namun memilih berkecimpung di pesantren serta berwirausaha. Sedikitnya terdapat 30 menu yang disajikan dengan harga di bawah Rp 15.000, seperti klepon, nasi kucing, ketan hitam, tapai susu serta aneka wedang lainnya.

“Tempat usaha yang saya kelola saat ini awalnya ditangani oleh kalangan Ansor, kemudian beralih ke Pagar Nusa. Sedangkan sekarang ganti menejemen oleh santri sendiri (Pondok Pesantren As-Sayyidiyah Tambakberas) yang masih berada di bawah Yayasan Bahrul Ulum,” ucap Rudju. (Arif Widodo)

  • Penulis: Arif Widodo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Ngisudin dan Kiai Basirudin Pimpin Ranting NU Desa Sidototo

    Kiai Ngisudin dan Kiai Basirudin Pimpin Ranting NU Desa Sidototo

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe – Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sidototo yang dihelat di Masjid Baitul Muttaqin, Sabtu (15/8/2026), berlangsung dinamis dan penuh khidmat. Forum permusyawaratan tingkat desa tersebut resmi menetapkan Kiai Ngisudin sebagai Rais Syuriah dan Kiai Basirudin sebagai Ketua Tanfidziyah Ranting NU Desa Sidototo masa khidmah berikutnya. Agenda musyawarah diawali dengan mekanisme musyawarah sistem Ahlul […]

  • IPNU IPPNU Kebumen

    Gandeng Fatayat NU, Komisariat IPNU-IPPNU UMNU Kebumen Perluas Distribusi FatFresh dan Faseh

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe – Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU UMNU Kebumen resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PC Fatayat NU Kebumen di sektor ekonomi. Sinergi lintas badan otonom ini bertujuan untuk mendongkrak distribusi serta memperluas penetrasi pasar dua produk unggulan lokal, yakni FatFresh dan Faseh. Langkah ini dirancang untuk menghadirkan kebutuhan harian rumah tangga berkualitas tinggi dengan harga ramah […]

  • Semarak Maulid Nabi, 91 Anak Ikuti Khitanan Massal bersama Einstein Group dan Lazisnu Kebumen

    Semarak Maulid Nabi, 91 Anak Ikuti Khitanan Massal bersama Enstein Group dan Lazisnu Kebumen

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe — Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial menyelimuti kediaman pemilik Enstein Group, H. Mohamad Soderi, pada Minggu (23/8/2026). Bekerja sama dengan Upzisnu Kebumen melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Kebumen, Einstein Group kembali menggelar bakti sosial sunatan massal rutin yang tahun ini memasuki pelaksanaan ke-27 kalinya. Sebanyak 91 anak tercatat […]

  • LWPNU

    Perkuat Legalitas Aset, MI Ma’arif Kalikemong Resmi Terima Sertifikat Nazhir Wakaf dari PCNU Kebumen

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe – PCNU Kebumen terus mempercepat langkah pengamanan dan legalisasi aset-aset umat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat tanah wakaf berbadan hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama kepada pihak pengelola Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Kalikemong, Jumat (21/8/2026). Prosesi penyerahan sertifikat wakaf tersebut berlangsung khidmat di Kantor Gedung PCNU Kebumen. Hadir langsung dalam agenda tersebut jajaran Pengurus Nazhir […]

  • Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan

    Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan

    • account_circle Ahmad Khuldori
    • 0Komentar

    NUOKe — Komitmen mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing terus digulirkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Bertempat di Balai Desa Surorejan, para mahasiswa menggelar pelatihan digital marketing sebagai langkah nyata tindak lanjut dari program pendampingan “UMKM Naik Kelas”. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku […]

  • Download Logo Resmi GP Ansor Versi Vector, PNG, CDR

    Download Logo Resmi GP Ansor Versi Vektor, PNG, CDR

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Lambang sebuah organisasi bukan sekadar identitas visual, melainkan kristalisasi dari nilai, prinsip, dan arah perjuangan yang diembannya. Bagi Gerakan Pemuda (GP) Ansor, setiap garis, warna, dan ornamen yang membentuk lambangnya menyimpan filosofi keislaman dan kebangsaan yang mendalam. Filosofi Bentuk dan Fondasi Ajaran Fondasi visual lambang GP Ansor ditopang oleh bentuk segitiga dan paduan warna yang […]

expand_less