Doa Bersama Sukses Muktamar, dari Luring Jatman hingga Daring IPNU-IPPNU Kebumen
- account_circle Arif Widodo
- print Cetak

FOTO BERSAMA : Pengurus jatman PCNU Kebumen foto bersama usai istighosah di Pondok Pesantren Al Amanah 2 Bahrul Ulum Tambakberas, Rabu (26/6/2026)
NUOKe – Doa bersama untuk kesuksesan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, tampak datang begitu deras dari berbagai sumber. Jika istighosah yang dilaksanakan Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (Jatman) telah mengawali rangkaian acara Muktamar pada 27 – 31 Agustus 2026, maka doa bersama di lingkungan PCNU Kebumen masih terus mengalir untuk kesuksesan permusyawaratan forum tertinggi di organisasi kaum Nahdliyin tersebut.
Menurut Sekretaris Jatman PCNU Kebumen, KH Mufaqih, setelah rombongannya pada malam menghadiri istighosah di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 naungan Yayasan Bahrul Ulum Tambakberas, kemudian dilanjutkan paginya dengan Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) Jatman pada 27 Agustus 2026, yang masih terus mengalir doa untuk kesuksesan Muktamar.

PANJATKAN DOA : Anggota Jatman PCNU Kebumen mengikuti istighosah di Pondok Pesantren Al Amanah 2 Yayasan Bahrul Ulum Tambakberas, Rabu(26/6/2026)
Doa bersama dipimpin oleh KH Achmad Chalwani yang juga Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi, Berjan, Purworejo dan Mursyid Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah. Adapun pesertanya dari anggota Jatman wilayah Jawa dan Lampung. Untuk Jatman PCNU Kebumen yang mengikuti acara tersebut yakni KH Tanwir Sidik, KH Mujahid, KH Muhammad Luthfi, H Ahmad Mulyani dan KH Mufaqih.
“Doa-doa terus dipanjatkan biar Muktamar lancar dan sukses, meski setelah selesai Muskernas Jatman, kami kemudian pulang, tidak sampai pembukaan Muktamar yang acaranya diajukan pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 20.00 menjadi pukul 15.00,” ungkap Kiai Mufaqih.
Selain doa bersama secara luar jaringan (Luring) dengan hadir langsung di lokasi Muktamar seperti dilakukan Jatman PCNU Kebumen, doa bersama masih terus mengalir melalui dalam jaringan (Daring) yang dilaksanakan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kebumen pimpinan Khoirul Huda dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kebumen yang diketuai Fatatun Malikhah pada 26 Agustus 2026 pukul 20.00.

ZOOM MEETING : Peserta dari IPNU-IPPNU mengikuti doa bersama via zoom meeting, Rabu(26/6/2026)
Doa Melalui Zoom
Doa bersama melalui zoom itu diawali tahlil dengan imam Fatkhul Mungin, Sekretaris IPNU yang Ustadz di Pondok Pesantren Walyatalaththof Grogolbeningsari, Petanahan, Kebumen. Kegiatan tersebut diikuti oleh 124 peserta dari Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Ranting (PR) serta Pengurus Komisariat (PK) Sekolah, Pondok Pesantren, dan PK Perguruan Tinggi.
“Dalam doa bersama via zoom sekaligus disampaikan peta jalan Muktamar yang sudah berjalan selama 25 tahun. Sebagaimana tercantum dalam draft Muktamar dan telah disampaikan oleh Kiai Yahya (KH Yahya Cholil Tsuquf) agar NU melakukan transformasi menyesuaikan perkembangan zaman, tidak harus tradisional terus,” ucap Khoirul Huda.
Dengan demikian, generasi muda seperti IPNU-IPPNU tidak hanya tertarik dengan ke-NU-annya saja, namun juga karena relate dengan perkembangan zaman. Dan IPNU-IPPNU pun dituntut menjadi garda terdepan dalam mengawal transformasi dari tradisional menuju modern yang saat ini sudah masuk pada perkembangan digital dan artificial intelegen (AI).

DARI MADINAH : Jamaah umroh KBIH PCNU kebumen berdoa dari madinah untuk kesuksesan Muktamar ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026
Masih ada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) PCNU Kebumen pimpinan KH Bambang Sucipto yang mendoakan kesuksesan Muktamar Ke-35 NU dari Madinah Al-Munawaroh. Kali ini dari jamaah umroh periode Agustus 2026. Doa yang sama juga dipanjatkan oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) yang diketuai oleh Hasim Asngari MPd.
“Kami berdoa semoga seluruh rangkaian Muktamar Ke-35 NU senantiasa mendapatkan ridha, rahmat dan pertolongan Allah SWT. Semoga para ulama, kiai, masyayikh, pengurus dan seluruh peserta diberikan kesehatan, keberkahan, kesejukan, persaudaraan dan kemaslahatan bagi seluruh warga Nahdliyin serta bagi bangsa dan negara Indonesia,” kata Hasim Asngari.
- Penulis: Arif Widodo


Saat ini belum ada komentar