Terbaru
light_mode
Beranda » Banom » Download Logo Resmi Fatayat NU Versi Vektor, PNG, CDR

Download Logo Resmi Fatayat NU Versi Vektor, PNG, CDR

  • account_circle NUOKe
  • print Cetak

Dalam dinamika gerakan perempuan di Indonesia, Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) menempati posisi strategis sebagai wadah perjuangan dan pengkaderan perempuan muda Islam berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah. Lebih dari sekadar identitas visual, lambang resmi Fatayat NU memuat pesan ideologis, spiritual, dan organisatoris yang sangat mendalam. Setiap guratan, warna, dan elemen grafis di dalamnya merefleksikan prinsip gerak, nilai moral, serta komitmen pengabdian kepada agama, bangsa, dan umat.

Secara resmi termaktub dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi pada Bab I tentang Arti Lambang (Pasal 1), visualisasi lambang Fatayat NU tersusun atas komponen-komponen penuh makna filosofis:

  1. Bunga Melati: Kemurnian Niat dan Pengabdian yang Suci

Pada bagian inti lambang, tampak setangkai bunga melati. Dalam filosofi Nahdliyin, melati putih melambangkan niat yang suci (ikhlas). Niat yang bersih menjadi fondasi utama bagi setiap kader pemudi Fatayat NU dalam mengabdi baik dalam ranah dakwah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, maupun advokasi hak-hak perempuan dan anak. Tanpa keikhlasan niat, gerak perjuangan akan kehilangan marwah dan keberkahannya.

  1. Dua Helai Daun Penopang: Estafet dan Bimbingan Generasi Senior

Bunga melati tersebut tegak berdiri di atas dua helai daun. Penempatan ini memiliki makna struktural dan kultural: dalam setiap derap langkahnya, Fatayat NU tidak pernah lepas dari bimbingan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muslimat NU.

Dua daun ini menegaskan prinsip tawasuth (keseimbangan) serta kesinambungan sanad pembinaan. Sebagai badan otonom perempuan muda, Fatayat senantiasa berkoordinasi, meminta nasihat, dan berjalan beriringan dengan para alim ulama NU serta organisasi induk perempuan senior (Muslimat NU).

  1. Sembilan Bintang: Landasan Tauhid, Sunnah, Sahabat, dan Mazhab

Komposisi bintang pada lambang Fatayat mengadopsi struktur khas lambang NU dengan rincian:

  • Bintang Utama (Satu Bintang Besar di Atas/Pusat): Mengisyaratkan bahwa gerak langkah Fatayat NU selalu berlandaskan pada perintah Allah SWT dan Sunnah Rasulullah SAW.
  • Delapan Bintang: Melambangkan empat Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib) serta empat mazhab fikih Ahlussunnah wal Jama’ah (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali).

Keberadaan bintang-bintang ini menegaskan bahwa langkah perjuangan perempuan muda NU memiliki pijakan teologis (aqidah) dan metodologis (manhaj) yang kokoh, berakar pada tradisi keilmuan Islam yang lurus.

  1. Tali Persatuan: Kokoh Mengikat Jam’iyyah Ahlussunnah wal Jama’ah

Seluruh ornamen lambang dilingkari oleh tali persatuan. Tali simpul ini menjadi simbol pengikat persaudaraan (ukhuwah) sekaligus penegasan komitmen bahwa Fatayat NU senantiasa menjaga keutuhan jamaah dan tidak akan pernah keluar dari rel ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. Tali ini juga merepresentasikan soliditas antar-kader dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

  1. Harmonisasi Warna: Putih di Atas Hijau

Secara artistik, lambang Fatayat NU digambar dengan warna putih di atas latar belakang hijau:

  • Warna Putih: Melambangkan kesucian hati dan kebenaran dalam bersikap maupun bertindak.
  • Warna Dasar Hijau: Ciri khas peradaban Islam dan keteduhan NU, mencerminkan kesuburan, kedamaian, dan harapan masa depan yang makmur bagi generasi penerus.

Manifestasi dalam Gerak Nyata

Pemahaman atas lambang ini bukan sekadar hafalan tekstual, melainkan pedoman moral (code of conduct) bagi jutaan kader perempuan muda di seluruh pelosok Nusantara. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, lambang Fatayat NU menjadi pengingat identitas: bahwa perempuan muda Islam mampu tampil modern, progresif, dan berdaya saing tinggi tanpa kehilangan akar spiritual, kesantunan akhlak, dan sanad tradisi keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.

Unduh (Download) Logo Resmi Fatayat NU

Bagi pengurus Wilayah, Cabang, Ranting, maupun media publikasi yang membutuhkan aset visual resmi untuk keperluan administrasi, spanduk, surat resmi, dan media sosial, Anda dapat mengunduh berkas logo Fatayat NU dengan standar resolusi tinggi melalui tautan berikut:

  • Penulis: NUOKe
  • Editor: NUOKe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banom NU

    Mengenal Banom NU: Struktur, Tugas, dan Ragam Organisasinya

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia Nahdlatul Ulama (NU) kerap diasosiasikan dengan massa cair, tradisi pesantren, dan kultur komunal yang mengakar. Namun di balik persepsi sosiologis tersebut, NU sesungguhnya ditopang oleh arsitektur kelembagaan modern yang terstruktur rapi. Struktur inilah yang memungkinkan gerak dakwah, sosial, dan politik kebangsaan NU menjangkau hampir setiap lapisan […]

  • Sejarah ISHARI NU

    Sejarah ISHARI NU: Dari Tameng Komite Hijaz hingga Makna Seni

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Gemuruh tabuhan terbang berpadu serasi dengan sahutan shalawat dan entakan tepuk tangan yang ritmis. Lebih dari sekadar kesenian tradisional, Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) menyimpan narasi panjang tentang dakwah, taktik diplomasi kebangsaan, dan laku spiritual kaum santri. Perjalanan ISHARI membuktikan bahwa ekspresi seni Islam di Nusantara mampu menjadi sarana perlawanan senyap terhadap tirani kolonial sekaligus […]

  • Logo Banser

    Profil Banser NU, Tugas Satuan Khusus, dan Download Logo Resmi

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe – Di tengah dinamika sosial dan kebangsaan Indonesia, seragam loreng khas dengan baret miring kerap tampak di barisan terdepan berbagai peristiwa penting. Barisan Ansor Serbaguna (Banser), unit semi-militer di bawah naungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama, telah lama menjelma menjadi pilar ketahanan sosial, keagamaan, dan penjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dibentuk […]

  • Logo Harlah LP Maarif 2026

    Download Logo Resmi Harlah ke-97 LP Ma’arif NU, Lengkap dengan Makna dan Panduan Grafis

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Menapaki perjalanan panjang selama hampir satu abad di kancah pendidikan nasional, Pengurus Besar Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama secara resmi memperkenalkan identitas visual peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97. Mengusung semangat pengabdian bertajuk “Menginspirasi Negeri, Membangun Peradaban”, momentum peringatan tahun 2026 ini merefleksikan kedewasaan institusi yang kian dinamis, adaptif, dan konsisten mencerdaskan kehidupan bangsa berlandaskan […]

  • Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan

    Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan

    • account_circle Ahmad Khuldori
    • 0Komentar

    NUOKe — Komitmen mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing terus digulirkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Bertempat di Balai Desa Surorejan, para mahasiswa menggelar pelatihan digital marketing sebagai langkah nyata tindak lanjut dari program pendampingan “UMKM Naik Kelas”. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku […]

  • PCNU Kebumen

    Rombongan PCNU Kebumen ke Muktamar, Satu Perjalanan Raih Dua Keberkahan

    • account_circle Arif Widodo
    • 0Komentar

    ROMBONGAN Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen yang sebagian besar dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU, meraih dua keberkahan dalam perjalanan menuju Muktamar Ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (26/8/2026). Betapa tidak, mereka bisa langsung berjumpa dengan ulama yang diidolakan maupun berada dalam satu forum dengan kasepuhan pada […]

expand_less