Gandeng BPBD Kebumen, GP Ansor dan Komunitas Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Desa Rawan Kekeringan
- account_circle NUOKe
- print Cetak

Relawan bersama anggota Banser dan BPBD menyalurkan air bersih dari truk tangki BPBD ke ratusan wadah penampungan milik warga terdampak kekeringan dalam gerakan kemanusiaan "Dari Rakyat Bantu Rakyat"
KEBUMEN, NUOKe — Memasuki fase musim kemarau yang memicu kelangkaan air bersih di berbagai penjuru Kabupaten Kebumen, aksi kemanusiaan terus diperkuat guna membantu masyarakat yang terdampak. Mengingat kebutuhan air bersih merupakan hal paling mendasar bagi kehidupan sehari-hari, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Kebumen bersama Komunitas Kebumen Baik menginisiasi gerakan sosial bertajuk “Dari Rakyat Bantu Rakyat”.
Aksi kepedulian lingkungan tersebut ditandai dengan pelepasan simbolis armada truk tangki di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen sejak Selasa, 22 September 2026. Inisiatif ini lahir dari keprihatinan atas menyusutnya cadangan air sumur warga di kawasan dataran tinggi dan perbukitan, sehingga pasokan air bersih harus segera didistribusikan langsung ke titik-titik permukiman yang paling rentan.
Pelepasan armada tangki dipimpin langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kebumen, Ahmad Amin Musyofa, didampingi jajaran pengurus, relawan Banser, anggota Komunitas Kebumen Baik, serta petugas BPBD setempat. Pada tahap pembuka, dua unit truk tangki diberangkatkan secara beriringan menuju kawasan yang telah terdata mengalami tingkat krisis air paling tinggi.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kebumen, Ahmad Amin Musyofa, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini adalah aksi gotong royong warga demi meringankan beban saudara-saudara yang sedang kesulitan air bersih. Pihaknya menegaskan bahwa bantuan ini merupakan kontribusi sukarela dari berbagai elemen masyarakat untuk menjawab kondisi darurat di lapangan.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kebumen Ahmad Amin Mustofa saat pelepasan armada bantuan air bersih gerakan “Dari Rakyat Bantu Rakyat” di halaman kantor BPBD Kebumen
Menurut Ahmad Amin Mustofa, pada pekan berjalan ini pihaknya telah menyiapkan total delapan tangki air bersih yang akan dialirkan secara bertahap. Tidak hanya berhenti pada pekan ini, agenda droping air bersih juga telah dirancang untuk berlanjut ke pekan berikutnya selama musim kemarau masih berlangsung dan warga masih membutuhkan pasokan tambahan.
“Ini bagian dari aksi nyata teman-teman Ansor, Banser, dan juga Kebumen Baik untuk memberikan sedikit bantuan kepada warga, di mana situasi hari ini di beberapa wilayah memang sudah sangat membutuhkan bantuan air bersih. Mudah-mudahan bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang ada di wilayah, terutama yang terdampak kekeringan,” ungkapnya
Rangkaian penyaluran air bersih disusun secara matang agar distribusi menjangkau seluruh kawasan rawan tanpa terjadi tumpang tindih alokasi. Pada hari Selasa, penyaluran perdana diarahkan ke wilayah Kecamatan Karanggayam, dengan menyasar Desa Gunungsari dan Desa Wonotirto. Karakter geografis perbukitan di utara Kebumen tersebut membuat sumber mata air tanah cepat surut ketika curah hujan menurun drastis, sehingga kehadiran pasokan tangki langsung disambut antusias oleh warga setempat.
Agenda distribusi kemudian dilanjutkan pada hari Rabu dengan menyasar wilayah Kecamatan Alian. Di kecamatan ini, armada tangki dijadwalkan memasok air bersih ke tiga desa sekaligus, yakni Desa Surotrunan, Desa Krakal, dan Desa Bojongsari, guna mengisi bak-bak penampungan umum maupun wadah milik warga.

Warga antusias menimba air bersih dari bak penampungan terpal darurat saat penyaluran pasokan air bersih menggunakan mobil tangki di pemukiman terdampak kekeringan di Kabupaten Kebumen
Memasuki hari Jumat, distribusi air bersih dialihkan menuju wilayah barat daya Kabupaten Kebumen, tepatnya menjangkau warga yang berada di kawasan Desa Kretek, Kecamatan Rowokele. Wilayah ini juga memiliki sejumlah pedukuhan yang debit air sumurnya kian mengecil seiring berjalannya kemarau.
Sebagai penutup jadwal sepekan, pada hari Sabtu penyaluran air bersih difokuskan di wilayah Kecamatan Buayan. Dua lokasi utama yang menjadi target droping adalah Desa Jatiroto dan Desa Jogomulyo, di mana warga telah menyiapkan tandon serta penampungan komunal untuk menyambut kedatangan armada bantuan.
Distribusi air bersih secara langsung ke desa-desa pelosok ini memberikan kelegaan nyata bagi masyarakat penerima manfaat. Kehadiran bantuan ini meringankan beban warga yang sebelumnya terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air jeriken atau berjalan kaki menyusuri lembah demi menimba rembesan air sungai yang tersisa. Air yang disalurkan dapat langsung dimanfaatkan untuk keperluan vital keluarga, seperti memasak, minum, mencuci, serta kebutuhan sanitasi dasar lainnya.
Sinergi kolaboratif antara GP Ansor, Komunitas Kebumen Baik, dan BPBD Kabupaten Kebumen menjadi bukti pentingnya penanganan bencana berbasis kemitraan masyarakat. Keterlibatan komunitas dalam memetakan kebutuhan riil di tingkat akar rumput mampu mempercepat respons lapangan sehingga bantuan datang tepat waktu dan tepat sasaran.
Pihak relawan bersama jajaran pemerintah desa dan pengurus lingkungan RT/RW terus menjaga komunikasi intensif untuk memantau fluktuasi debit air di tiap pedukuhan. Komitmen berkelanjutan ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan dasar bagi seluruh warga hingga masa peralihan menuju musim penghujan tiba secara merata.
- Penulis: NUOKe

Saat ini belum ada komentar