PK IPNU-IPPNU UMNU Kebumen Resmi dilantik, Gandeng Fatayat Kembangkan Sayap Kewirausahaan
- account_circle NUOKe
- print Cetak

NUOKe — Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU UMNU Kebumen menggelar pelantikan dan upgrading kepengurusan periode 2026/2027 di Gedung PCNU Kebumen, Kamis (20/8/2026). Melalui agenda ini, PK IPNU-IPPNU UMNU Kebumen secara resmi menjalin kolaborasi strategis di bidang kewirausahaan bersama PC Fatayat NU Kebumen.
Sebanyak 87 kader baru terdiri dari 25 kader IPNU dan 62 kader IPPNU resmi dilantik dalam forum tersebut. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini dihadiri jajaran dosen, Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU, serta perwakilan ormawa, Hima, dan UKM di lingkungan kampus.
Ketua Panitia, Dwi Ari Hermawan, menegaskan bahwa kemitraan dengan PC Fatayat Kebumen difokuskan pada hilirisasi dan pemasaran produk lokal, seperti sabun cuci piring dan parfum laundry. “Nantinya ini menjadi bekal rekan dan rekanita untuk belajar, terutama di bidang kewirausahaan, serta bagaimana memasarkan dan mempromosikan produk lokal maupun buatan sendiri,” jelas Dwi.
Ketua PC IPPNU Kebumen, Fatatun Malikha, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia berharap kerja sama ini menjadi ruang inkubasi nyata bagi mahasiswa untuk mengasah naluri bisnis mereka di luar ruang kelas. Sementara itu, Ketua PK IPNU UMNU Kebumen terpilih, Fuad, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh jajaran PC IPNU-IPPNU Kebumen dalam mengawal regenerasi kepengurusan baru.
Penguatan Kapasitas dan Tantangan Masa Depan
Rangkaian acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Najmudin, atraksi seni bela diri pencak silat, sesi pelantikan, hingga pameran produk kewirausahaan Fatayat NU.
Hadir mewakili PCNU Kebumen, H. Muhiban, S.Ag., M.Pd.I., memberikan tanggapan dan arahan strategis kepada puluhan kader yang baru dilantik, ia mengapresiasi langkah konkret PK IPNU-IPPNU UMNU Kebumen yang memadukan kaderisasi ideologis dengan pemberdayaan ekonomi.
Dalam sambutannya, H. Muhiban menekankan bahwa kader pelajar dan mahasiswa NU memegang peranan krusial dalam menyongsong puncak bonus demografi Indonesia. Menurutnya, pemuda NU hari ini disiapkan untuk menjadi calon pemimpin bangsa yang berdaya saing tinggi.
“Bonus demografi harus dijawab dengan kesiapan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni. Kader IPNU dan IPPNU di lingkungan kampus harus adaptif dan menguasai sektor-sektor strategis, terutama sektor pertanian modern, kewirausahaan, serta penguasaan teknologi digital. Ketiga pilar ini adalah kunci kemandirian organisasi dan umat di masa depan,” tegas H. Muhiban.
Ia menambahkan, sinergi antara IPNU-IPPNU dan Fatayat NU di sektor kewirausahaan merupakan contoh konkret kolaborasi lintas banom yang patut didorong agar mahasiswa tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga cakap dalam menciptakan peluang ekonomi mandiri.
Pembina PK IPNU-IPPNU UMNU Kebumen, Taufik Hidayat, turut mengingatkan para kader agar menjaga keseimbangan antara kiprah organisasi dan tanggung jawab akademik di kampus.
Kegiatan yang berjalan tertib dan khidmat ini kemudian ditutup dengan sesi upgrading kepemimpinan dan foto bersama. Dwi Ari Hermawan berharap kepengurusan baru ini mampu membangun soliditas internal yang kuat sekaligus mewujudkan cita-cita kaderisasi yang berdaya saing.
- Penulis: NUOKe
- Editor: NUOKe
- Sumber: PK IPNU IPPNU UMNU Kebumen


Saat ini belum ada komentar