Tampil All-Out di Perbatasan Donorojo, Kontingen SMK Ma’arif 5 Gombong Mantapkan Diri Jelang ETK 2026
- account_circle Rizki
- print Cetak

Suasana gladi resik pasukan Pramuka Kwarcab Kebumen menjelang penyerahan Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 di Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Rabu (02/09/2026). (Foto: SMK Ma'arif 5 Gombong)
NUOKe — Suasana Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, mendadak bergemuruh oleh derap langkah tegap puluhan Pramuka Penegak, Rabu (02/09/2026). Sebanyak 19 anggota pilihan dari SMK Ma’arif 5 Gombong menuntaskan rangkaian gladi resik Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah 2026. Latihan pemungkas di kawasan perbatasan Kebumen–Banjarnegara ini digelar untuk memastikan kesiapan fisik maupun mental kontingen sebelum hari pelaksanaan pada Jumat (04/09/2026).
Dalam ajang tradisi kepanduan bergengsi ini, kontingen SMK Ma’arif 5 Gombong mengemban amanah strategis sebagai Pasukan Inti 2. Skuad ini dibagi ke dalam tiga peran utama:
Pasukan Pembawa Tunas Kelapa (14 personel): Memegang peran vital membawa sekaligus menyerahkan Tunas Kelapa secara estafet dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kebumen kepada Kwarcab Banjarnegara.
Garda Depan (dua personel): Bertugas memimpin iring-iringan di barisan terdepan sebagai pembawa spanduk utama kegiatan.
Tim Protokoler (tiga personel): Bertanggung jawab atas aba-aba start pasukan menggunakan bendera Morse, serta membawa naskah amanat dan teks pesan-kesan resmi.

SMK Ma’arif 5 Gombong: Barisan anggota Pramuka SMK Ma’arif 5 Gombong bersiap dan merapikan saf barisan saat gladi resik ETK 2026.
Salah satu personel kontingen, Ziyah Miftahul Jannah, mengaku bangga dapat dipercaya membawa nama baik pangkalan dan daerahnya. Siswi kelas XI Manajemen Perkantoran tersebut menilai penugasan ini bukan sekadar rutinitas upacara, melainkan kehormatan besar bagi pelajar seusianya.
“Ini kehormatan besar bagi saya dan sekolah. Selain menambah jaringan pertemanan dari pangkalan lain bahkan luar kabupaten, tidak semua sekolah punya kesempatan emas ini,” tutur Ziyah usai mengikuti simulasi baris-berbaris.
Ziyah menambahkan, seluruh personel terus menjaga konsentrasi tinggi guna meminimalisasi kesalahan sekecil apa pun di lapangan. Fokus latihan difokuskan pada ketahanan fisik, presisi gerak baris-berbaris, kelengkapan atribut, hingga manajemen stamina.
Kelancaran latihan pemungkas ini tidak lepas dari kolaborasi aktif unsur pembina di lapangan. Kwartir Ranting (Kwarran) Gombong dan Kwarran Sempor terus mengawal proses pembinaan sejak latihan awal hingga tahap simulasi penyerahan. Berbekal disiplin tinggi dan persiapan matang, kontingen SMK Ma’arif 5 Gombong optimistis mampu menjalankan misi perbatasan dan mengharumkan nama Kabupaten Kebumen pada upacara resmi mendatang.
- Penulis: Rizki
- Editor: NUOKe

Saat ini belum ada komentar