OSKANU IV 2026: Ma’arif Kebumen Kirim 171 Peserta dari 40 Sekolah
- account_circle NUOKe
- print Cetak

KEBUMEN, NUOKe – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen memastikan keikutsertaannya dalam gelaran bergengsi Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU) IV Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan rekapitulasi data pendaftaran resmi SIMNU, sebanyak 40 satuan pendidikan madrasah dan sekolah Ma’arif di Kebumen telah mendaftarkan 171 siswa terbaiknya untuk berkompetisi.
Ajang yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU Jawa Tengah ini mengusung metode kompetisi terpadu (blended system), yang memadukan babak penyisihan berbasis computer-based test (CBT) secara daring di sekolah masing-masing serta babak final luring di Kampus II Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang.
Keikutsertaan kontingen Kebumen mencakup jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA dan SMK. Di barisan madrasah ibtidaiyah dan sekolah dasar, lembaga seperti MI Ma’arif Depokrejo, MI Ma’arif Banjarsari, MI Ma’arif Aditirta, hingga SD Ma’arif NU Klirong masing-masing mengirimkan delegasi penuh sebanyak enam peserta. Antusiasme serupa juga terlihat di jenjang menengah pertama dan atas, di antaranya SMP Ma’arif 1 Kebumen, SMP Ma’arif 3 Kebumen, SMK Ma’arif 1 Kebumen, SMK Ma’arif 5 Gombong, serta SMK Ma’arif 8 Kebumen yang kompak mendaftarkan kuota maksimal siswa mereka.
Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kebumen, Dr. Mustolih, mengapresiasi tingginya partisipasi madrasah dan sekolah binaannya. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan Kebumen di OSKANU IV bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan, melainkan ajang pembuktian mutu pendidikan Ma’arif di era transformasi digital.
“Alhamdulillah, partisipasi aktif dari 40 madrasah dan sekolah dengan total 171 peserta ini menunjukkan kesiapan serta kepercayaan diri anak-anak kita di Kebumen untuk bersaing di tingkat Jawa Tengah. Kami di LP Ma’arif PCNU Kebumen mendorong seluruh peserta tidak hanya unggul pada kemampuan literasi sains dan teknologi, namun juga kokoh memegang nilai-nilai Ke-NU-an serta tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujar Dr. Mustolih.
Dr. Mustolih menambahkan, pihaknya menargetkan kontingen Kebumen mampu menembus enam besar di tiap cabang lomba agar dapat mengamankan tiket ke babak final di Semarang, sekaligus membidik poin maksimal untuk perebutan juara umum daerah.
Sesuai jadwal teknis, babak penyisihan daring serentak digelar pada 8–10 September 2026 dengan pengawasan ketat via ruang virtual Zoom. Peserta dari jenjang SMK, SMA, dan MA mengawali kompetisi, disusul MTs/SMP, dan ditutup oleh jenjang SD/MI. Peserta yang sukses merebut enam peringkat terbaik di masing-masing bidang studi akan melaju ke babak penentuan medali di UNWAHAS Semarang pada Sabtu, 26 September 2026 mendatang.
- Penulis: NUOKe

Saat ini belum ada komentar