LP Ma’arif NU Kebumen Gelar Rakerdin, 86 Kepala Sekolah Siapkan Transformasi Mutu Pendidikan
- account_circle NUOKe
- print Cetak

Jajaran kepala sekolah, madrasah, dan pengurus KKM LP Ma'arif NU Kabupaten Kebumen berfoto bersama dengan pose khidmah saat menghadiri Rakerdin dan Seminar Pendidikan di SMK Ma'arif 1 Kebumen, Selasa (6/10/2026). (Foto: Dok. LP Ma'arif NU Kebumen)
KEBUMEN, NUOKe – Menjawab dinamika tantangan zaman dan kebutuhan tata kelola lembaga yang adaptif, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Kebumen mengambil langkah konsolidasi struktural. Sebanyak 86 kepala satuan pendidikan jenjang dasar hingga menengah berkumpul dalam agenda Rapat Kerja Dinas (Rakerdin), Seminar Pendidikan, dan Pelantikan Kelompok Kerja Madrasah dan Sekolah (KKM) yang digelar di Ruang Cinema SMK Ma’arif 1 Kebumen, Selasa (6/10/2026).
Pertemuan berkala ini dirancang bukan sekadar rutinitas birokrasi tahunan. Diselenggarakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) LP Ma’arif NU ke-97, forum ini difokuskan pada sinkronisasi arah gerak kelembagaan, penajaman mutu kurikulum, serta penyelarasan visi kolektif agar institusi pendidikan di bawah naungan NU mampu menjadi pilar utama pembangun peradaban masyarakat.
Adapun tema sentral yang diusung dalam pertemuan tersebut adalah “Konsolidasi Kelembagaan untuk Membangun Peradaban: Menguatkan Sinergi, Meneguhkan Khidmah, Membangun Pendidikan Ma’arif yang Unggul dan Berkarakter.” Formulasi gagasan ini ditegaskan sebagai peta jalan operasional agar seluruh satuan pendidikan memiliki resonansi yang sama dalam melayani kebutuhan umat.
Arahan Syuriyah dan Pelantikan Kelompok Kerja
Rangkaian acara diawali dengan arahan dari jajaran ulama. Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen, KH. Afifuddin bin Chanif al-Hasani, secara resmi membuka perhelatan tersebut. Dalam amanat pembinaannya, KH. Afifuddin menggarisbawahi urgensi keteguhan niat dan khidmah para pendidik dalam menjaga amanah keumatan. Beliau menekankan bahwa lembaga pendidikan Ma’arif memiliki tanggung jawab moral melahirkan generasi masa depan yang tangguh secara spiritual sekaligus kompeten secara intelektual.
Selepas seremoni pembukaan, agenda berlanjut ke tahap pengukuhan pengurus baru KKM untuk tiga tingkatan divisi: SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA. Restrukturisasi kepengurusan KKM ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem kerja sama antarkepala madrasah dan sekolah dalam membedah problem manajerial sehari-hari.
Bersamaan dengan itu, LP Ma’arif Kebumen menggulirkan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) kelembagaan terbaru. Regulasi tertulis ini mengatur secara rinci pedoman baku tata cara pemilihan kepala sekolah, mekanisme kemitraan kelembagaan dengan pihak eksternal, hingga tata kelola komite sekolah yang akuntabel guna menepis potensi konflik kepentingan.
Penguatan Kapasitas Melalui Seminar Pendidikan
Melengkapi aspek struktural, peserta mendapatkan pembekalan konseptual melalui Seminar Pendidikan. Forum akademik ini menghadirkan Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen sekaligus Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., sebagai narasumber tunggal.
Dalam paparannya, Dr. Imam Satibi mengupas dinamika transformasi pendidikan kontemporer, pentingnya adaptasi digital, serta revitalisasi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola ekosistem pembelajaran yang inovatif tanpa mencabut nilai-nilai tradisi keaswajaan.
Mendorong Pusat Peradaban dan Budaya Evaluasi
Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Kebumen, Dr. H. Mustolih, M.Pd.I., menyatakan bahwa rakerdin adalah titik tolak vital untuk menyatukan barisan. Menurutnya, keseragaman arah pandang merupakan syarat mutlak bagi lahirnya pendidikan yang berdaya saing tinggi.
“Tema kita hari ini yaitu konsolidasi kelembagaan untuk membangun peradaban. Ini bukan sekadar tema, tetapi impian dan tujuan LP Ma’arif NU Kebumen. Dengan konsolidasi organisasi, insyaallah kita bisa membangun peradaban,” kata Mustolih saat menyampaikan pandangannya.
Mustolih menguraikan bahwa mandat keberadaan satuan pendidikan Ma’arif melampaui urusan teknis administrasi, pelaporan berkas, atau operasional kelas harian semata. Sekolah dan madrasah harus memancarkan dampak sosial nyata di ruang publik.
“Ma’arif harus bisa hadir sebagai pendidik, menjadi pusat keilmuan, menjadi benteng sakofah Islamiyah, dan pada akhirnya Ma’arif menjadi pusat peradaban,” ujarnya melanjutkan.
Guna mewujudkan tatanan ideal tersebut, Mustolih meminta setiap pengelola satuan pendidikan berani bersikap objektif melalui audit internal secara berkala. Tolok ukur evaluasi harus dilihat dari variabel riil: tingkat kepercayaan publik, tren penerimaan peserta didik baru, peningkatan profesionalitas guru, serta raihan prestasi akademik maupun nonakademik siswa.
“Jangan takut mengakui kekurangan. Justru organisasi yang besar adalah organisasi yang senantiasa melaksanakan evaluasi. Kita tidak boleh puas hanya menjadi sekolah yang berjalan apa adanya. Kita punya target yaitu sekolah dan madrasah Ma’arif tumbuh, unggul, dan dipercaya menjadi pilihan masyarakat,” tuturnya dengan tegas.
Pengembangan Mutu Menyeluruh dan Penjenamaan Lembaga
Peningkatan kualitas yang ditargetkan LP Ma’arif NU Kebumen dirancang berjalan holistik. Parameter keberhasilan tidak disandarkan semata-mata pada capaian angka rapor siswa, melainkan mencakup modernisasi tata kelola, iklim kerja pendidik, efektivitas pedagogik di kelas, serta kelincahan mengadopsi perangkat teknologi.
“Kita harus menyatukan pikiran dan tujuan dalam mencapai tujuan kita. Jangan sampai kita terpecah belah,” imbuh Mustolih mengingatkan pentingnya soliditas keluarga besar Ma’arif.
Sebagai penutup arahan, Mustolih menantang para kepala madrasah dan sekolah untuk menggali keunikan komparatif di masing-masing satuan pendidikan. Di tengah ketatnya kompetisi dunia pendidikan saat ini, diferensiasi dan identitas program menjadi instrumen kunci agar lembaga mudah dikenali dan dirujuk oleh para orang tua.
“Masing-masing sekolah harus mengemas keunggulan yang dimiliki dan dipublikasikan atau di-branding agar bisa membawa manfaat dan memajukan sekolah mereka,” pungkasnya.
Melalui langkah konsolidasi menyeluruh ini, LP Ma’arif NU Kebumen berikhtiar mempertegas posisinya sebagai lokomotif pendidikan berbasis Islam moderat yang tidak hanya melahirkan lulusan berkarakter mulia, melainkan juga siap menjawab tuntutan era transformasi global.
- Penulis: NUOKe


Saat ini belum ada komentar