Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kebumen 2026: Rekap Juara dan Semarak Harmonisasi, PAC Prembun Juara I
- account_circle NUOKe
- print Cetak

Para perwakilan juara Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kabupaten Kebumen 2026 berfoto bersama Anggota DPRD Jateng Fraksi PKB, H. Zaki Mubarok, usai penyerahan piala dan piagam penghargaan di Aula PCNU Kebumen, Minggu (27/9/2026). (Foto: Dok. Panitia)
KEBUMEN, NUOKe – Suasana penuh semangat dan kekhidmatan menyelimuti Gedung PCNU Kabupaten Kebumen pada Minggu (27/9/2026). Ratusan kader perempuan muda Nahdlatul Ulama dari berbagai penjuru wilayah memadati aula guna menyemarakkan gelaran prestisius Lomba Paduan Suara Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Kebumen Tahun 2026. Mengusung semangat cinta tanah air dan dedikasi kepada jam’iyah, ajang bergengsi ini menjadi wahana memperkuat ukhuwah sekaligus unjuk harmonisasi antar-kader di tingkat kecamatan.
Kompetisi vokal bernuansa perjuangan ini secara resmi dibuka dengan prosesi pemukulan instrumen terbang (rebana) secara serentak oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen, Ketua PC Fatayat NU Kebumen, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PKB, Zaki Mubarok. Momen simbolis pemukulan rebana tersebut disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh hadirin sebelum rangkaian penampilan peserta dimulai.

Prosesi simbolis pemukulan terbang (rebana) oleh jajaran pengurus PC Fatayat NU Kebumen, Anggota DPRD Jateng Fraksi PKB Zaki Mubarok, dan perwakilan PCNU Kebumen H. Muhiban, M.Pd.I., menandai dibukanya secara resmi Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kebumen 2026 di Aula PCNU Kebumen, Minggu (27/9/2026). (Foto: Dok. Panitia)
PAC Fatayat NU Prembun Tampil Memukau dan Rebut Gelar Juara
Setelah melalui proses kurasi serta penjurian yang berlangsung ketat dan objektif, kontingen Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Prembun keluar sebagai jawara utama. Membawakan lantunan lagu-lagu perjuangan dengan harmonisasi vokal yang stabil dan penghayatan mendalam, delegasi nomor undi 12 tersebut sukses mengumpulkan total raihan 283 poin dari dewan juri.
Sementara itu, persaingan di papan atas perolehan skor terpaut tipis. Kontingen PAC Fatayat NU Kebumen menempati posisi Juara II dengan perolehan 280 poin, disusul oleh PAC Fatayat NU Ayah di posisi Juara III dengan torehan 277 poin.
Adapun daftar lengkap pemenang Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kabupaten Kebumen 2026 berdasarkan Berita Acara Dewan Juri meliputi:
- Juara I: PAC Fatayat NU Prembun (Skor 283) – Berhak atas Trophy, Piagam, dan Uang Pembinaan
- Juara II: PAC Fatayat NU Kebumen (Skor 280) – Berhak atas Trophy, Piagam, dan Uang Pembinaan
- Juara III: PAC Fatayat NU Ayah (Skor 277) – Berhak atas Trophy, Piagam, dan Uang Pembinaan
- Juara Harapan I: PAC Fatayat NU Sruweng (Skor 276) – Berhak atas Trophy, Piagam, dan Uang Pembinaan
- Juara Harapan II: PAC Fatayat NU Sempor (Skor 275) – Berhak atas Trophy, Piagam, dan Uang Pembinaan
- Juara Harapan III: PAC Fatayat NU Puring (Skor 271) – Berhak atas Trophy, Piagam, dan Uang Pembinaan
Dewan juri menggarisbawahi bahwa seluruh kontingen dinilai secara menyeluruh lewat enam parameter utama, yakni intonasi (ketepatan nada) dengan bobot 30%, harmonisasi dan kualitas vokal 25%, teknik vokal dan artikulasi 15%, interpretasi/ekspresi penghayatan 15%, penampilan panggung serta kekompakan 10%, dan kepemimpinan dirigen 5%.

Penampilan memukau delegasi PAC Fatayat NU Prembun di atas panggung Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kabupaten Kebumen 2026 di Aula PCNU Kebumen, Minggu (27/9/2026). Tampil kompak dengan busana seragam batik, kontingen nomor undi 12 ini sukses keluar sebagai Juara I dengan skor tertinggi 283. (Foto: Dok. Panitia)
Soliditas Panitia dan Dukungan Penuh Legislator Jawa Tengah
Ketua Panitia Pelaksana, Siti Bandiyah, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada 16 kontingen PAC yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan komitmen untuk hadir berkompetisi. Ia turut mengapresiasi soliditas seluruh panitia yang bekerja tanpa pamrih menyukseskan gelaran hingga tuntas.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami haturkan kepada seluruh delegasi yang hadir berpartisipasi serta rekan-rekan panitia yang tetap solid dan kompak,” tutur Siti Bandiyah. Lebih lanjut, ia juga memberikan penghormatan khusus kepada segenap donatur dan pendukung acara, terutama kepada Bapak Zaki Mubarok selaku Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PKB yang senantiasa menaruh kepedulian nyata terhadap kemajuan syiar pemuda dan perempuan NU di Kebumen.
Apresiasi senada disuarakan oleh Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kebumen, Hj. Siti Badi’atul Firdos, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutan arahannya, Firdos menegaskan bahwa kompetisi paduan suara bukanlah semata-mata soal siapa yang membawa pulang piala atau siapa yang kalah.
“Paduan suara adalah miniatur dan simbol nyata dari harmonisasi sebuah organisasi. Dalam paduan suara dibutuhkan kekompakan untuk melahirkan lantunan nada yang merdu. Begitu pun di Fatayat NU: roda organisasi di Kebumen hanya bisa melaju cepat jika seluruh kader bergerak seirama, kompak, dan saling mengisi,” tegas Hj. Siti Badi’atul Firdos.
Ia juga menambahkan bahwa panggung lomba ini menjadi media silaturahim akbar tatap muka antarpengurus kecamatan. Sambil melempar senyum bangga, Firdos memuji antusiasme kontingen yang hadir dengan seragam baru dan atribut rapi. “Luar biasa Fatayat Kebumen hari ini. Lagu-lagu perjuangan yang dilantunkan dari atas panggung adalah penegasan cinta abadi kita kepada panji Nahdlatul Ulama dan NKRI. Bagi PAC yang belum sempat mengirim delegasi, pintu kami selalu terbuka untuk menyambut di agenda-agenda cabang selanjutnya,” imbuhnya.

Jajaran Pengurus Cabang Fatayat NU Kebumen, PCNU Kebumen yang diwakili H. Muhiban, M.Pd.I., Dewan Juri serta Anggota DPRD Jateng Fraksi PKB H. Zaki Mubarok berfoto bersama ratusan kader dan delegasi peserta saat pembukaan Lomba Paduan Suara di Aula PCNU Kebumen, Minggu (27/9/2026). (Foto: Dok. Panitia)
PCNU Kebumen: Fatayat Pilar Penting Keberlanjutan Tradisi dan Amaliyah
Apresiasi terhadap kiprah kader perempuan muda NU juga datang dari Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen yang diwakili oleh H. Muhiban, M.Pd.I. Dalam pidato sambutannya, H. Muhiban menyampaikan rasa takjub atas loyalitas kader Fatayat yang mampu menyeimbangkan peran domestik keluarga dengan pengabdian sosial keagamaan.
“Saya sangat bangga kepada sahabat-sahabat Fatayat. Di sela-sela kesibukan mengurus rumah tangga dan mendidik generasi penerus, panjenengan semua tetap tangguh menggerakkan roda organisasi,” ujar H. Muhiban.
Muhiban mengingatkan posisi strategis Fatayat sebagai badan otonom (banom) penjaga marwah dan keberlanjutan tradisi NU, mulai dari aspek nasab, sanad, amaliyah, hingga tatanan ijtimaiyah (kemasyarakatan). “Eksistensi Nahdlatul Ulama akan senantiasa kokoh selama amaliyah ahlussunnah wal jama’ah terus kita rawat bersama. Di sisi lain, dimensi ijtimaiyah dalam berorganisasi menuntut kedisiplinan dan soliditas. Mari kita jaga kesinambungan ini bersama-sama,” pesannya sebelum menutup dengan ucapan selamat berkompetisi.
Nuansa Hangat Pantun Jenaka H. Zaki Mubarok Tutup Rangkaian Seremoni
Momen seremoni pembukaan kian cair saat Anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi PKB, H. Zaki Mubarok, menaiki podium sambutan. Sosok legislator yang aktif mengawal pelestarian tradisi budaya Islam Nusantara di Kebumen ini bersyukur kompetisi yang dirancang bersama Fatayat ini bisa terealisasi dengan semarak.
“Alhamdulillah, ikhtiar kita bersama akhirnya terwujud hari ini. Sebelumnya saya berkolaborasi dengan Lesbumi menggelar ajang kesenian Jamjaneng, dan kini alhamdulillah bisa bermitra menyemarakkan paduan suara bersama Fatayat NU,” ungkap Zaki.
Dengan selipan humor segar khas pesantren, ia menyapa peserta agar tetap rileks sebelum bertanding. “Ikan sepat ikan lele, sambutan acara bisa cepat tidak bertele-tele, Kalau mau panjang nanti aja kita ngobrol biar segera acara dimulai” candanya yang langsung memancing tawa hadirin.
Menutup arahannya, Zaki kembali membawakan untaian pantun yang sarat pesan persaudaraan dan kebersamaan kader nahdliyin:
“Kesepian tanpa kekasih, cukup sekian dan terima kasih.
Ayu Ting Ting anaknya satu, yang terpenting kita semua tetap bersatu!”
Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran PCNU Kebumen, pengurus PC Fatayat NU, Zaki Mubarok, serta perwakilan dewan hakim dan ketua delegasi dari 16 kecamatan. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa seni musik dan paduan suara mampu menjadi media perekat ukhuwah, sarana penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pilar penggerak dakwah kultural perempuan Nahdlatul Ulama di Bumi Menoreh Kebumen.
- Penulis: NUOKe

Saat ini belum ada komentar