Lailatul Ijtima PRNU Tanggulangin Kolaborasi Pemdes dan Banom Kuatkan Sinergi Warga
- account_circle Muhammad Adnan
- print Cetak

NUOKe — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tanggulangin menggelar kegiatan rutinan Lailatul Ijtima Malam Kamis Manis yang dipusatkan di Masjid An-Nur Ngampel, Komplek KDMP Tanggulangin, Rabu (26/8/2026) malam. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi solid antara jajaran pengurus NU Ranting, seluruh Badan Otonom (Banom), serta Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggulangin.
Ratusan warga Nahdliyin, tokoh masyarakat, dan jajaran aparatur desa memadati serambi hingga ruang utama masjid sejak selepas ibadah salat Isya. Antusiasme jamaah mencerminkan kuatnya tradisi kebersamaan serta sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat akar rumput di wilayah Tanggulangin.
Rangkaian majelis diawali dengan pembacaan istighosah kubro secara khusyuk yang dipimpin oleh para kiai dan sesepuh desa. Lantunan zikir dan doa bersama dipanjatkan untuk memohon keselamatan, ketenteraman, serta keberkahan bagi seluruh warga Desa Tanggulangin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian kitab kuning, yakni mengkaji Kitab Safinatun Najah (Safinah). Kajian fiqih dasar ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman keagamaan jamaah, khususnya mengenai rukun dan syarat ibadah sehari-hari agar senantiasa sesuai dengan tuntunan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Pada sesi pengarahan, Rais Syuriah PRNU Tanggulangin, Kiai Supriyadi, naik ke mimbar untuk memberikan sambutan sekaligus memaparkan arah gerak organisasi ke depan. Beliau menyampaikan poin-poin penting hasil Rapat Kerja (Raker) Kepengurusan NU Ranting Tanggulangin untuk masa khidmah 2026–2031.
Dalam paparannya, Kiai Supriyadi menjelaskan bahwa hasil raker kepengurusan baru ini menitikberatkan pada penguatan dakwah kultural, pemberdayaan ekonomi keumatan, serta peningkatan peran aktif generasi muda melalui banom-banom NU yang ada di desa.
“Keberhasilan setiap program kerja lima tahun ke depan tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Kami mengimbau dan memohon restu kepada segenap warga Desa Tanggulangin untuk selalu bersama-sama mendukung agenda-agenda yang telah dicanangkan oleh NU Ranting Tanggulangin,” tegas Kiai Supriyadi dalam sambutannya.
Perhelatan Lailatul Ijtima ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarjamaah. Sinergi antara pengurus NU, banom, dan pemerintah desa diharapkan dapat terus terjaga secara konsisten guna memperkokoh ukhuwah islamiyah dan kemajuan warga Desa Tanggulangin.
- Penulis: Muhammad Adnan
- Editor: NUOKe


Saat ini belum ada komentar