Terbaru
light_mode
Beranda » Perspektif » PWNU Jateng Deklarasikan Seruan Moral Muktamar NU: Minta Presiden Cegah Intervensi dan Tolak Politik Uang

PWNU Jateng Deklarasikan Seruan Moral Muktamar NU: Minta Presiden Cegah Intervensi dan Tolak Politik Uang

  • account_circle NUOKe
  • print Cetak

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah secara resmi menggaungkan Deklarasi untuk Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, dan Beradab. Pernyataan sikap kelembagaan tersebut dibacakan di sela Pembukaan Bahtsul Masail NU se-Jateng di Pondok Pesantren Darussalam, Sempong, Kabupaten Semarang, Sabtu (22/8/2026).

Rais Syuriyah PWNU Jateng, KH Ubaidullah Shodaqoh, memimpin langsung pembacaan ikrar moral tersebut di hadapan para kiai dan peserta forum. Sebelum membacakan naskah deklarasi, Kiai Ubaid secara khusus mendaraskan Surah Al-Baqarah ayat 188 mengenai larangan memakan harta sesama secara batil dan praktik menyuap pemangku otoritas untuk merampas hak orang lain.

Kiai Ubaid turut menyitir hadis Rasulullah SAW yang menegaskan laknat bagi pemberi maupun penerima suap sebagai dasar landasan syariat dalam berorganisasi.

“Dengan memohon ridha Allah, kami segenap Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah menyatakan sikap,” tegas KH Ubaidullah Shodaqoh sebelum membacakan butir-butir pernyataan.

Katib Syuriyah PWNU Jateng, KH Mohamad Muzamil, menjelaskan bahwa sikap bersama ini merupakan pengejawantahan dari amanat ulama sepuh demi menjaga integritas jam’iyyah jelang suksesi kepemimpinan tertinggi NU.

“Pernyataan deklarasi tersebut semata-mata untuk menindaklanjuti harapan para Masyayikh, juga kebanyakan Nahdliyin khususnya di Jawa Tengah,” jelas Muzamil.

Enam Butir Deklarasi PWNU Jawa Tengah

  • Mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama yang jujur, bersih, terbuka, demokratis, dan beradab, sesuai keputusan para masyayikh.
  • Menjunjung tinggi martabat Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA) sebagai instrumen kehormatan dan kebijakan ulama.
  • Menolak dengan tegas segala bentuk politik uang dalam setiap proses Muktamar.
  • Menolak segala bentuk kecurangan, manipulasi, dan penyalahgunaan proses organisasi.
  • Menolak segala prilaku yang bisa menodai marwah, kehormatan, dan martabat ulama.
  • Meminta kepada Presiden selaku kepala pemerintahan agar mengingatkan dan melarang aparatur negara melakukan tekanan, intervensi, dan pengondisian dalam Muktamar baik atas nama Istana/Presiden maupun pemerintah.

“Demikian pernyataan sikap kami bersama demi kemaslahatan dan keutuhan jam’iyyah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk bagi kita semua,” tutup Kiai Ubaid.

  • Penulis: NUOKe
  • Editor: NUOKe
  • Sumber: NU Online

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan dan Banser mengisi ember penampungan warga dengan air bersih dari truk tangki di Kebumen

    Gandeng BPBD Kebumen, GP Ansor dan Komunitas Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Desa Rawan Kekeringan

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    KEBUMEN, NUOKe — Memasuki fase musim kemarau yang memicu kelangkaan air bersih di berbagai penjuru Kabupaten Kebumen, aksi kemanusiaan terus diperkuat guna membantu masyarakat yang terdampak. Mengingat kebutuhan air bersih merupakan hal paling mendasar bagi kehidupan sehari-hari, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Kebumen bersama Komunitas Kebumen Baik menginisiasi gerakan sosial bertajuk “Dari […]

  • Terpilih Jadi Ketua PC Muslimat NU Kebumen 2026–2031, Ini Profil Nyai Hj Siti Anisah Yusuf

    Terpilih Jadi Ketua PC Muslimat NU Kebumen 2026–2031, Ini Profil Nyai Hj Siti Anisah Yusuf

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Estafet kepemimpinan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kebumen resmi berganti. Melalui perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) XII Muslimat NU Kabupaten Kebumen yang digelar khidmat di Hotel Candisari, Karanganyar, Kebumen, Nyai Hj. Siti Anisah Yusuf terpilih sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kebumen masa khidmah 2026–2031. Proses pemilihan pucuk pimpinan wadah perempuan nahdliyin tersebut berlangsung […]

  • PCNU Kebumen Dukung Proses Hukum Kasus Perundungan Viral, Siswa Pelaku Dikembalikan ke Orang Tua

    Kasus Perundunngan Viral Kebumen: Sikap Tegas PCNU dan Sanksi Pelaku

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen menegaskan komitmen kuatnya dalam menolak segala bentuk tindak kekerasan dan aksi perundungan di lingkungan lembaga pendidikan. Sikap tegas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, saat turun langsung meninjau proses penanganan kasus dugaan aksi perundungan yang sempat viral di media sosial di lingkungan SMK Ma’arif […]

  • Lembaga PCNU Kebumen Susul ke Lokasi Muktamar

    Lembaga PCNU Kebumen Susul ke Lokasi Muktamar

    • account_circle admin
    • 0Komentar

    NUOKe – Lembaga di bawah naungan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen menyusul ke lokasi Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Mereka datang bergelombang. Tampak Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) yang diketuai oleh Agus Salim Chamidi MPdI dan Lembaga Ta’lif wa Nasyr yang dipimpin oleh Dr Benny Kurniawan tiba […]

  • KH MIftachul Akhyar

    Profil KH Miftachul Akhyar: Silsilah Keilmuan, Jejak Pesantren, dan Rais Aam PBNU

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Di tengah gemuruh perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur (27-31/8/2026), suasana khidmat menyelimuti bilik musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Dari rahim musyawarah para kiai sepuh tersebut, nama KH Miftachul Akhyar kembali mengemuka sebagai figur sentral pemegang tampuk kepemimpinan tertinggi jam’iyah: Rais ’Aam Pengurus Besar […]

  • Download Logo Resmi GP Ansor Versi Vector, PNG, CDR

    Download Logo Resmi GP Ansor Versi Vektor, PNG, CDR

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Lambang sebuah organisasi bukan sekadar identitas visual, melainkan kristalisasi dari nilai, prinsip, dan arah perjuangan yang diembannya. Bagi Gerakan Pemuda (GP) Ansor, setiap garis, warna, dan ornamen yang membentuk lambangnya menyimpan filosofi keislaman dan kebangsaan yang mendalam. Filosofi Bentuk dan Fondasi Ajaran Fondasi visual lambang GP Ansor ditopang oleh bentuk segitiga dan paduan warna yang […]

expand_less