Terpilih Jadi Ketua PC Muslimat NU Kebumen 2026–2031, Ini Profil Nyai Hj Siti Anisah Yusuf
- account_circle NUOKe
- print Cetak

Momen penyerahan estafet kepemimpinan dan ucapan selamat dari PW Muslimat NU Jawa Tengah kepada Nyai Hj Siti Anisah terpilih dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) XII Muslimat NU Kabupaten Kebumen di Hotel Candisari, Karanganyar, Sabtu (19/9/2026)
Estafet kepemimpinan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kebumen resmi berganti. Melalui perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) XII Muslimat NU Kabupaten Kebumen yang digelar khidmat di Hotel Candisari, Karanganyar, Kebumen, Nyai Hj. Siti Anisah Yusuf terpilih sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kebumen masa khidmah 2026–2031.
Proses pemilihan pucuk pimpinan wadah perempuan nahdliyin tersebut berlangsung dinamis, demokratis, dan guyub. Konfercab XII yang mengusung tema besar “Berkhidmat, Berdaya, Berkarya” ini menjadi tonggak penting bagi kesinambungan dakwah sosial, keagamaan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi perempuan di wilayah Kabupaten Kebumen.
Unggul dalam Penghitungan Suara Konfercab XII
Rangkaian Konfercab XII Muslimat NU Kebumen dihadiri oleh ratusan utusan perwakilan pimpinan anak cabang (PAC) dan ranting dari berbagai penjuru wilayah Kebumen. Puncak agenda forum musyawarah tertinggi tingkat cabang ini berpuncak pada sesi pemungutan serta penghitungan suara untuk memilih figur nakhoda baru.
Berdasarkan lembar rekapitulasi hasil penghitungan suara panitia, terdapat dua figur yang masuk ke gelanggang kontestasi pemilihan, yakni Nyai Hj. Siti Anisah dan Hj. Siti Al Khoeriyah, M.Pd.I.
Dari total 470 hak suara yang sah disalurkan oleh para delegasi musyawirin, Nyai Hj. Siti Anisah meraih kepercayaan mayoritas yang sangat signifikan. Beliau mendulang total 311 suara, sementara kandidat nomor urut dua, Hj. Siti Al Khoeriyah, M.Pd.I., memperoleh 159 suara. Kemenangan selisih suara yang cukup telak ini mengantarkan Nyai Hj. Siti Anisah sah mengemban amanah sebagai Ketua PC Muslimat NU Kebumen masa bakti 2026–2031.

Panitia Konfercab XII Muslimat NU Kabupaten Kebumen mencatat hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan ketua periode 2026–2031. di Hotel Candisari, Karanganyar, Sabtu (19/9/2026). Nyai Hj. Siti Anisah unggul dengan raihan 311 suara dari total 470 suara yang masuk.
Rekam Jejak dan Dedikasi Nyai Hj. Siti Anisah Yusuf
Kemenangan Nyai Hj. Siti Anisah tidak lepas dari rekam jejak panjang, kapasitas, dan ketulusannya dalam berkhidmah di tengah jajaran jam’iyyah NU selama puluhan tahun. Mengusung moto kepemimpinan “Nderek Dawuh, Berkhidmat Kagem Kemajuan Muslimat”, sosoknya dikenal bersahaja, telaten, dan dekat dengan mayoritas warga nahdliyin khususnya kaum Muslimat.
Lahir di Kebumen pada tanggal 26 Agustus 1967, Nyai Hj. Siti Anisah bertempat tinggal di Dusun Sungada RT 04/RW 01, Desa Bandung, Kecamatan Kebumen. Beliau merupakan pendidik sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang berpusat di Desa Bandung, Kebumen, peran yang telah beliau emban secara konsisten sejak tahun 1990 hingga saat ini.
Secara latar belakang pendidikan, Nyai Hj. Siti Anisah mengenyam jenjang pendidikan dasar di SDN Bandung 1 Kebumen, kemudian melanjutkan ke MTsN 1 Kebumen, dan menamatkan tingkat menengah atas di MAN 1 Kebumen. Kedalaman ilmu agama dan karakter kepesantrenannya diasah secara mendalam saat beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur, pada kurun waktu 1982 hingga 1987.

Nyai Hj. Siti Anisah Yusuf menyampaikan sambutan setelah terpilih dalam agenda Konfercab XII Muslimat NU Kabupaten Kebumen di Hotel Candisari, Karanganyar, Sabtu (19/9/2026)
Kiprah Organisasi dari Bawah hingga Manajerial Cabang
Dalam belantika kepengurusan organisasi, kiprah Nyai Hj. Siti Anisah terbilang matang dan paripurna karena dilalui berjenjang dari level terdepan. Beliau tercatat mengawali pengabdian manajerial dengan menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Muslimat NU Desa Bandung sejak tahun 1995 selama lima periode berturut-turut dari tahun 1995 hingga 2020. Selain itu Beliau juga mencatat kiprahnya di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) selama tiga periode dari tahun 2010 hingga 2025
Di tingkat pengurus cabang (PC), keterlibatannya telah terbentang selama 4 periode, yakni dari tahun 2005 hingga 2026. Pada awal periode masuk dalam jajaran Bidang di PC Muslimat NU Kebumen, kemudian Pada periode sebelum Konfercab XII, beliau dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua II PC Muslimat NU Kebumen pada pengurus harian selama dua periode (2016–2026) di bawah kepemimpinan Ketua PC Muslimat sebelumnya.
Selain di jajaran struktural utama PCMNU, Nyai Hj. Siti Anisah memegang peranan krusial sebagai Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM) selama dua periode (2017–2026). Di ranah inilah tangan dingin kepemimpinannya menorehkan terobosan nyata, terutama di sektor layanan kesehatan sosial.
Salah satu capaian prestisius yang berhasil beliau kawal adalah keberhasilan membawa Klinik Pratama Siti Khotijah meraih sertifikasi akreditasi dengan predikat PARIPURNA, lengkap beserta perizinan operasional resmi klinik yang kokoh. Capaian ini menunjukkan kepiawaian manajerial beliau dalam memadukan nilai keikhlasan dakwah dengan tata kelola profesional modern.
Tak hanya berkutat pada keagamaan dan kesehatan, Nyai Hj. Siti Anisah turut berkontribusi di bidang pemberdayaan ekonomi umat. Beliau tercatat pernah meraih penghargaan UMKM Terbaik 1 melalui produk Songkok Al Aqso dari ajang Kebumen Business Forum (KBF). Pengalaman ini menjadi modal penting dalam menggerakkan perekonomian mandiri perempuan dan kader di ranting-ranting.
Harapan Baru Lima Tahun ke Depan
Terpilihnya Nyai Hj. Siti Anisah Yusuf memunculkan optimisme baru bagi perjalanan Muslimat NU Kabupaten Kebumen untuk lima tahun ke depan. Tantangan zaman seperti isu ketahanan keluarga, stunting, digitalisasi, serta kemandirian ekonomi keluarga muslim menuntut organisasi perempuan terbesar ini bergerak lebih lincah dan inklusif.
Dalam prinsip khidmahnya, beliau selalu menekankan semboyan: “Bersama Muslimat, Berkhidmat untuk Umat dan Bangsa” serta “Berkhidmat dengan Ikhlas, Mengabdi untuk Kemajuan Muslimat dan Masyarakat”. Kehadiran kepemimpinan baru ini diharapkan kian memperteguh peran Muslimat NU tidak sekadar sebagai majelis silaturahmi spiritual, melainkan pilar aksi nyata penggerak kemaslahatan sosial di seluruh penjuru Kabupaten Kebumen.
- Penulis: NUOKe

Saat ini belum ada komentar