Terbaru
light_mode
Beranda » Tokoh » Profil Gus Kikin, Pengasuh Tebuireng yang Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

Profil Gus Kikin, Pengasuh Tebuireng yang Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031

  • account_circle NUOKe
  • print Cetak

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 resmi menetapkan K.H. Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031. Ulama kharismatik yang akrab disapa Gus Kikin ini terpilih melalui proses penjaringan sebelum akhirnya disahkan secara resmi oleh Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Terpilihnya Gus Kikin menandai babak baru kepemimpinan ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut. Sosoknya memadukan dua latar belakang yang kuat: darah biru pesantren dan ketajaman naluri profesional di dunia bisnis.

Cicit Hadratussyaikh Pencatat Jejak Pesantren Besar

Lahir di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Ampel, Jombang, pada 17 Agustus 1958, Gus Kikin mengalirkan darah ulama-ulama besar Nusantara. Dari garis sang ibu, Nyai Hj. Abidah Ma’shum, ia merupakan cicit langsung dari pendiri NU, Hadratussyaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari. Abidah Ma’shum adalah putri Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim, putri sulung Hasyim Asy’ari.

Sementara dari garis sang ayah, K.H. Mahfudz Anwar pendiri Ponpes Sunan Ampel sekaligus putra K.H. Anwar Alwi (pendiri Ponpes Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang) Gus Kikin tersambung erat dengan jejaring ulama Kediri. Garis nasab ini menjadikannya sepupu langsung dari K.H. Anwar Manshur, Pengasuh Tertinggi Pondok Pesantren Lirboyo.

Pendidikan

Pendidikan keagamaannya ditempa sejak belia di Pesantren Sunan Ampel dan Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak, Jombang. Jalur pendidikan formalnya berlanjut dari MI Parimono (1963–1970), SMP Negeri 1 Jombang (1971–1973), hingga SMA Negeri 2 Jombang (1974–1977).

Berbeda dari jalan hidup kebanyakan kiai pesantren pada masanya, Gus Kikin lantas memilih merantau ke ibu kota untuk menempuh studi teknis di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta pada 1975–1979. Dahaga intelektualnya terus berlanjut hingga ia menempuh studi ilmu komunikasi di Universitas Terbuka pada 2013.

Kiprah Bisnis: Dari Dunia Maritim ke Industri Migas

Selepas menyelesaikan pendidikan maritim dan praktik pelayaran selama tiga tahun, Gus Kikin memulai karier profesional di badan usaha pelayaran nasional, PT Djakarta Lloyd. Kapasitas kepemimpinannya teruji cepat; pada 1988, tepat di usia 30 tahun, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Cabang Djakarta Lloyd Kota Cilegon.

Memasuki era reformasi pada 1998, naluri wirausahanya kian terasah. Gus Kikin melebarkan sayap dengan mendirikan lima perusahaan di Surabaya, yang kemudian berekspansi ke Jakarta pada tahun 2000. Gurita bisnisnya tumbuh pesat hingga menaungi 22 perusahaan lintas sektor di bawah bendera Bama Group, meliputi:

  • Transportasi: PT Bama Buana Sakti
  • Pelayaran: PT Bama Bhakti Samudra
  • Teknologi Informasi: PT Bama Bali Sejahtera
  • Media: PT Bama Berita Sarana (televisi)
  • Kontraktor & Energi: PT Bama Bumi Sentosa serta PT Energi Mineral Langgeng

Kiprahnya di sektor energi mineral terhitung signifikan, dengan portofolio pengelolaan sumur gas bumi yang salah satunya beroperasi di Kabupaten Sumenep, Madura.

Pengasuh Tebuireng dan Dinamika Organisasi NU

Kendati mapan sebagai pebisnis, panggilan mengabdi pada pesantren tidak pernah surut. Pada 2016, almarhum K.H. Salahuddin Wahid (Gus Solah) memanggilnya pulang untuk menjabat sebagai Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng. Langkah suksesi ini bukan keputusan sepihak, melainkan hasil musyawarah mufakat lebih dari 200 anggota keluarga besar keturunan K.H. Hasyim Asy’ari yang dirumuskan melalui tim formatur beranggotakan sembilan orang.

Saat Gus Solah wafat pada Februari 2020, tongkat estafet kepemimpinan Tebuireng sepenuhnya beralih ke pundak Gus Kikin sebagai Pengasuh ke-8.

Kiprah organisasinya di lingkungan jamiah NU kian menonjol. Di tingkat pusat, ia masuk jajaran Ketua PBNU masa khidmat 2022–2027. Di tingkat daerah, kiprah manajerialnya teruji ketika PBNU menunjuknya sebagai Pejabat (Pj) Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur pada 10 Januari 2024 guna menuntaskan masa transisi organisasi.

Puncak kepercayaan warga nahdliyin termanifestasi pada Muktamar NU 2026. Penetapan Gus Kikin oleh AHWA sebagai nakhoda PBNU periode 2026–2031 menaruh harapan besar: membawa Nahdlatul Ulama bertransformasi menjadi organisasi yang mandiri secara ekonomi, modern dalam tata kelola, tanpa kehilangan akar tradisi keilmuan pesantren.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan

    Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan

    • account_circle Ahmad Khuldori
    • 0Komentar

    NUOKe — Komitmen mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing terus digulirkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Bertempat di Balai Desa Surorejan, para mahasiswa menggelar pelatihan digital marketing sebagai langkah nyata tindak lanjut dari program pendampingan “UMKM Naik Kelas”. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku […]

  • SMK Maligo

    Dukung Swasembada Pangan, Pramuka SMK Maligo Kebumen Gelar Pelatihan Pupuk Organik dan Eco Enzyme

    • account_circle Rizki
    • 0Komentar

    NUOKe — Menjawab tantangan ketahanan pangan nasional sekaligus menumbuhkan kepedulian ekologis generasi muda, sebanyak 15 anggota Dewan Ambalan Pramuka SMK Ma’arif 5 Gombong menggelar pelatihan intensif pembuatan Pupuk Organik Cair dan Eco Enzyme pada Selasa (25/8/2026). Langkah nyata ini menjadi bukti keseriusan para pelajar kejuruan dalam mengambil peran aktif menjaga kelestarian lingkungan dan produktivitas pertanian […]

  • Pagar Nusa Kebumen

    Pukau Hadirin, Atraksi Pendekar Pagar Nusa Semarakkan Pelantikan IPNU-IPPNU UMNU Kebumen

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe — Suasana khidmat pelantikan Pengurus Komisariat IPNU-IPPNU UMNU Kebumen berubah menjadi riuh penuh decak kagum pada Kamis (20/8/2026). Ratusan pasang mata tertuju ke panggung utama saat para pendekar Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa unjuk kebolehan membawakan serangkaian jurus seni beladiri tradisional. Atraksi dibuka dengan penampilan seni beregu dan ganda yang dibawakan secara […]

  • Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kebumen Berangkatkan Ratusan Kader

    Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kebumen Berangkatkan Ratusan Kader

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan perhelatan akbar Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Sebagai wujud dukungan moral dan spiritual, PCNU Kebumen secara resmi memberangkatkan rombongan pengombyong dengan mengerahkan armada bus. Pemberangkatan rombongan ini dibagi ke dalam dua […]

  • SMK Maligo

    Tampil Memukau di Perbatasan Kebumen–Banjarnegara, Pasukan ETK SMK Ma’arif 5 Gombong Tuai Pujian

    • account_circle Rizki
    • 0Komentar

    KEBUMEN, NUOKe – Pasukan Pramuka SMK Ma’arif 5 Gombong sukses mencuri perhatian jajaran petinggi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kebumen dan Banjarnegara dalam gelaran Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026). Tampil solid dan penuh disiplin, kontingen asal Kebumen ini menuai apresiasi tinggi saat mengawal prosesi serah terima di kawasan perbatasan antarkabupaten tersebut. […]

  • PCNU Kebumen Dukung Proses Hukum Kasus Perundungan Viral, Siswa Pelaku Dikembalikan ke Orang Tua

    Kasus Perundunngan Viral Kebumen: Sikap Tegas PCNU dan Sanksi Pelaku

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen menegaskan komitmen kuatnya dalam menolak segala bentuk tindak kekerasan dan aksi perundungan di lingkungan lembaga pendidikan. Sikap tegas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, saat turun langsung meninjau proses penanganan kasus dugaan aksi perundungan yang sempat viral di media sosial di lingkungan SMK Ma’arif […]

expand_less