Terbaru
light_mode
Beranda » Sorotan » Hormati Langkah Hukum, PCNU Kebumen: “Kami Tidak Mentolerir Aksi Bullying”

Hormati Langkah Hukum, PCNU Kebumen: “Kami Tidak Mentolerir Aksi Bullying”

  • account_circle NUOKe
  • print Cetak

Menanggapi insiden perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan sekolah dan tengah menjadi sorotan luas di media sosial, jajaran pimpinan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen bersama Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kebumen langsung mengambil langkah proaktif.

Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, didampingi oleh kepala sekolah, jajaran komite, serta staf pendidik dan tenaga kependidikan, secara khusus mengunjungi Sekolah untuk memantau situasi sekaligus memberikan pernyataan resmi terkait duduk perkara dan tindak lanjut penanganan kasus tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Dr. Imam Satibi menegaskan bahwa atas nama keluarga besar PCNU Kebumen, LP Ma’arif Kebumen, dan seluruh civitas akademika Sekolah, pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarga korban.

“Secara tulus, ikhlas, dan penuh kejujuran, kami menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya, terutama kepada korban atas peristiwa perundungan yang saat ini sedang viral di media,” ujar Dr. Imam Satibi.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak, PCNU dan pihak sekolah sangat berharap agar korban tetap mau melanjutkan sekolahnya di SMK. Namun, jika pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan korban demi kenyamanan psikologisnya, LP Ma’arif siap memfasilitasi penuh.

“Jika diputuskan untuk berpindah, kami dari NU maupun Ma’arif siap memfasilitasi yang bersangkutan untuk pindah ke sekolah Ma’arif mana pun di wilayah Kabupaten Kebumen, tinggal memilih. Bahkan insya Allah akan kami beri fasilitas beasiswa,” tambahnya.

Duduk Perkara: Dipicu Masalah Personal, Bukan Akademik

Untuk menghindari simpang siur dan framing yang kurang tepat di media sosial, Dr. Imam Satibi meluruskan bahwa peristiwa tersebut memang benar terjadi di area sekolah pada saat jam istirahat. Namun, ia menekankan bahwa akar permasalahannya bersifat personal dan tidak berkaitan dengan kegiatan akademik ataupun kebijakan sekolah.

Berdasarkan hasil penelusuran pihak internal, insiden ini dipicu oleh masalah kecemburuan atau kesalahpahaman akibat dinamika hubungan personal (asmara) antara pelaku dan salah satu siswa. Pihak sekolah juga mendapati bahwa pelaku memiliki aktivitas kedisiplinan atau bela diri di luar sekolah yang diduga turut memengaruhi luapan emosionalnya, meski secara umum di sekolah ia dikenal sebagai anak yang baik.

“Kami perlu menjelaskan agar tidak berkembang framing yang keliru. Kasus ini murni disebabkan oleh masalah hubungan personal, bukan karena masalah akademik atau kekecewaan pada sistem sekolah. Kendati demikian, sekolah tetap bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi di lingkungannya,” jelasnya secara objektif.

Nol Toleransi Terhadap Kekerasan dan Menghormati Proses Hukum

Pihak PCNU dan LP Ma’arif secara tegas menyatakan tidak akan mentolerir tindakan kekerasan, perundungan, maupun segala bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Mengingat pihak keluarga korban saat ini telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada kuasa hukum dan menempuh jalur hukum, PCNU Kebumen menyatakan menghormati penuh keputusan tersebut sebagai hak konstitusional korban.

“Karena dari keluarga korban sudah menyerahkan kepada pengacara dan menempuh jalur hukum, kami sangat menghormati dan akan mengikuti proses hukum yang berjalan. Kami berharap penyelesaian ini dapat melahirkan solusi yang permanen dan adil,” tegas Imam.

Sebelum kasus ini mencuat ke publik melalui media sosial, pihak sekolah sebenarnya sudah bergerak proaktif untuk mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, sekolah tetap mendukung penuh keputusan hukum demi transparansi dan keadilan.

Langkah Preventif dan Evaluasi Total ke Depan Menjadikan musibah ini sebagai momentum evaluasi mendalam, PCNU Kebumen telah menginstruksikan manajemen Sekolah untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh di berbagai lini.

Di akhir pernyataannya, Dr. Imam Satibi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polres Kebumen, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Kabupaten dan Provinsi, serta Bupati Kebumen yang telah memberikan perhatian, kepedulian, dan asistensi dalam penanganan kasus ini.

“Kami memohon bimbingan, dukungan, dan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar SMK dijauhkan dari marabahaya, fitnah, dan musibah serupa di masa yang akan datang. Kami berkomitmen penuh untuk terus memberikan layanan pendidikan terbaik yang aman, nyaman, dan berorientasi pada masa depan anak bangsa,” pungkasnya.

  • Penulis: NUOKe
  • Editor: NUOKe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banom NU

    Mengenal Banom NU: Struktur, Tugas, dan Ragam Organisasinya

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia Nahdlatul Ulama (NU) kerap diasosiasikan dengan massa cair, tradisi pesantren, dan kultur komunal yang mengakar. Namun di balik persepsi sosiologis tersebut, NU sesungguhnya ditopang oleh arsitektur kelembagaan modern yang terstruktur rapi. Struktur inilah yang memungkinkan gerak dakwah, sosial, dan politik kebangsaan NU menjangkau hampir setiap lapisan […]

  • Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kebumen 2026 Rekap Juara dan Semarak Harmonisasi, PAC Prembuan Juara I

    Lomba Paduan Suara PC Fatayat NU Kebumen 2026: Rekap Juara dan Semarak Harmonisasi, PAC Prembun Juara I

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    KEBUMEN, NUOKe – Suasana penuh semangat dan kekhidmatan menyelimuti Gedung PCNU Kabupaten Kebumen pada Minggu (27/9/2026). Ratusan kader perempuan muda Nahdlatul Ulama dari berbagai penjuru wilayah memadati aula guna menyemarakkan gelaran prestisius Lomba Paduan Suara Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Kebumen Tahun 2026. Mengusung semangat cinta tanah air dan dedikasi kepada jam’iyah, ajang bergengsi […]

  • IPPNU

    Profil Lengkap IPPNU: Sejarah Berdiri, Arti Lambang, dan Download Logo Resmi

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Eksistensi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di kancah pergerakan kepemudaan nasional menempuh lintasan sejarah yang panjang dan dinamis. Bermula dari inisiatif emansipasi pelajar putri di dekade 1950-an, badan otonom Nahdlatul Ulama ini terus bertransformasi mengawal ruang kaderisasi remaja putri, santri, hingga pelajar di seluruh penjuru tanah air. Di tengah arus modernisasi dan dinamika regulasi […]

  • Ketua PCNU Kebumen Dr H Imam Satibi mengisi Pelatihan Kader Penggerak Masjid Mushola PKP-MMNU MWCNU Puring

    Ratusan Takmir Ikuti Pelatihan Kader Penggerak Masjid Mushola Angkatan Ke-11 di MWCNU Puring

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    KEBUMEN, NUOKe – Upaya penguatan tata kelola rumah ibadah berbasis komunitas terus digencarkan oleh jajaran Nahdlatul Ulama di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Puring sukses merampungkan agenda Pelatihan Kader Penggerak Masjid Mushola Nahdlatul Ulama (PKP-MMNU) Angkatan Ke-11. Forum kaderisasi ketakmiran ini dipusatkan di kompleks Kantor Bersama MWCNU Puring, […]

  • Muktamar NU

    Rangkaian Agenda Muktamar ke-35 NU di Jombang: Jadwal Pembukaan Presiden RI hingga Pemilihan Ketua PBNU

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    NUOKe — Perhelatan akbar lima tahunan organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), segera memasuki babak baru. Berdasarkan dokumen resmi Steering Committee (SC), Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 dan dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Muktamar ini akan menjadi momentum krusial bagi warga Nahdliyin untuk […]

  • PCNU Kebumen Dukung Proses Hukum Kasus Perundungan Viral, Siswa Pelaku Dikembalikan ke Orang Tua

    Kasus Perundunngan Viral Kebumen: Sikap Tegas PCNU dan Sanksi Pelaku

    • account_circle NUOKe
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen menegaskan komitmen kuatnya dalam menolak segala bentuk tindak kekerasan dan aksi perundungan di lingkungan lembaga pendidikan. Sikap tegas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, saat turun langsung meninjau proses penanganan kasus dugaan aksi perundungan yang sempat viral di media sosial di lingkungan SMK Ma’arif […]

expand_less