Peringati Harlah ke-4 di Pantai Laguna, Fatayat NU Lembupurwo Perkuat Manajemen Organisasi
- account_circle Nur Hidayatussati
- print Cetak

FATAYAT NU LEMBUPURWO: Momen Harlah ke-4 Kader Fatayat NU Lembupurwo khidmat menyimak penyampaian materi keorganisasian sebagai upaya penguatan kapasitas kader dan militansi berorganisasi, berlokasi di area Pantai Laguna.
KEBUMEN, NUOKe — Suasana Pantai Laguna Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, tampak berbeda pada Ahad (6/9/2026). Puluhan kader pemudi yang tergabung dalam Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama Lembupurwo berkumpul dengan suasa khidmat sejuk di pesisir pantai guna memperingati hari lahir (harlah) ke-4 organisasi mereka.
Acara perayaan harlah tersebut dikemas secara hangat melalui tasyakuran, sesi tukar kado antarkader, serta pembekalan materi keorganisasian untuk memperkokoh militansi kader di tingkat akar.
Ketua PR Fatayat NU Lembupurwo, Nuur Hikmah, menegaskan bahwa usia empat tahun menjadi titik penting untuk berbenah dan melangkah lebih jauh. Peringatan hari lahir ini sengaja dirancang bukan sekadar seremonial.
“Kegiatan harlah ke-4 bukan sekadar momentum perayaan, melainkan sebagai bentuk refleksi bersama tentang perjalanan perjuangan, pergerakan, dan evaluasi. Tujuannya untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat kaderisasi, serta membangun komitmen agar terus bergerak dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Nuur Hikmah di sela-sela kegiatan.
Dukungan terhadap langkah pemudi NU ini turut datang dari badan otonom senior. Sekretaris PR Muslimat NU Lembupurwo, Hj. Dwi Hartati, yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan apresiasi sekaligus komitmennya untuk terus mendukung program kerja produktif Fatayat NU di desa setempat.

Kader Pimpinan Ranting Fatayat NU Lembupurwo berdiri melingkar membawa bingkisan saat sesi tukar kado dalam rangka tasyakuran harlah ke-4 di kawasan Pantai Laguna, Mirit, Kebumen, Ahad (6/9/2026).
Penguatan Kapasitas: Bedah Tuntas Manajemen Organisasi
Guna meningkatkan kualitas kepemimpinan, agenda harlah ini diisi dengan sesi pelatihan dan diskusi terarah bersama Wakil Ketua 1 Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Kebumen, Sutarmi.
Dalam pemaparannya, Sutarmi membedah fondasi dasar pengelolaan organisasi modern, mulai dari pemahaman visi-misi, perumusan tujuan, hingga pentingnya pola komunikasi dua arah dan kerja sama tim yang solid antar-pengurus.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran strategis Fatayat NU sebagai kawah candradimuka bagi perempuan muda Nahdliyin. Wadah ini dituntut adaptif dalam meningkatkan kapasitas diri (upgrading), mempererat jejaring silaturahmi, sekaligus responsif terhadap problematika sosial kemasyarakatan.
Melalui pembekalan manajemen organisasi tersebut, seluruh kader PR Fatayat NU Lembupurwo diharapkan makin memahami tanggung jawab fungsional masing-masing. Kaderisasi yang matang dinilai menjadi kunci agar organisasi terus melahirkan perempuan muda yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing tinggi demi kemaslahatan agama, bangsa, serta lingkungan sekitar.
- Penulis: Nur Hidayatussati
- Editor: NUOKe
- Sumber: Nuur Hikmah

Saat ini belum ada komentar