Mahasiswa IAINU Gelar Pelatihan Digital Marketing di Surorejan
- account_circle Ahmad Khuldori
- print Cetak

NUOKe — Komitmen mendorong pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing terus digulirkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Bertempat di Balai Desa Surorejan, para mahasiswa menggelar pelatihan digital marketing sebagai langkah nyata tindak lanjut dari program pendampingan “UMKM Naik Kelas”.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku UMKM setempat dengan strategi pemasaran digital yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi modern.
Koordinator KKN IAINU Kebumen di Desa Surorejan, Ahmad Khuldori, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pendampingan yang berkesinambungan, bukan sekadar program kerja formalitas.
“Kami ingin memastikan pendampingan ini membawa dampak nyata. Melalui pemahaman pemasaran digital, pelaku UMKM di Desa Surorejan diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai jual produk, hingga akhirnya benar-benar naik kelas,” ujar Ahmad Khuldori.
Guna memberikan materi yang aplikatif dan berbobot, mahasiswa menghadirkan narasumber profesional, Hanif Fadillah, A.Md.Ak. Sosok muda asal Lajer, Kecamatan Ambal ini merupakan praktisi di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lulusan akuntansi dengan kepakaran di bidang manajemen bisnis, sekaligus berlatar belakang sebagai Duta Pariwisata.
Dalam paparannya, Hanif membedah strategi optimalisasi media digital sebagai sarana promosi berbiaya rendah dengan dampak luas. Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara pencatatan keuangan yang rapi dan konsistensi branding produk agar UMKM mampu membangun kepercayaan konsumen serta menarik pasar yang lebih besar.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para pelaku usaha lokal memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi langsung mengenai kendala promosi, pengelolaan akun bisnis digital, hingga strategi pengemasan produk agar lebih memikat di platform daring.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Desa Surorejan, sekaligus membuktikan peran aktif perguruan tinggi dalam menjembatani kebutuhan riil masyarakat desa dengan perkembangan teknologi bisnis saat ini.
- Penulis: Ahmad Khuldori
- Editor: NUOKe
- Sumber: KKN IAINU Surorejan


Saat ini belum ada komentar